Total Pageviews

musim liburan hampir tiba....siap lebih awal

Tuesday, March 9, 2010

MONUMEN PERJUANGAN RAKYAT JAWA BARAT- BANDUNG




  


  


Monumen ini terletak di sebelah utara Gedung Sate Bandung. Jika kita berada di plaza monumen tersebut, secara garis lurus, kita dapat melihat dengan jelas bangunan Gedung Sate. Antara monumen dan Gedung sate,  terdapat Taman Kota, Jl. Surapati, Lapangan Gasibu, dan Jl. Diponegoro. Monumen ini dekat juga dengan Kampus Universitas Padjajaran di Jalan Dipati Ukur Bandung. Di sebelah barat dari monumen ini berdiri tegak Gedung Telkom Indonesia, dan di sebelah timur berdiri Gedung Pertamina Indonesia.

Banyak aktivitas yang sering dilakukan di monumen ini. Selain sebagai titik massa untuk berkumpul sebelum dan sesudah aksi dalam berbagai isu tuntutan, di monumen ini sering pula diadakan acara-acara hiburan. Seperti pasar malam, acara dangdut, dan acara-acara lain yang diselenggarakan oleh salah satu stasiun televisi di negeri ini.


 


Bila sore hari, pada setiap harinya di sekitar monumen ini selalu ada atraksi motor dan tak ketinggalan balap motor juga sering diadakan. Aktivitas yang kebanyakan dilakukan oleh kaum muda ini ada yang bermain skateboard, latihan marching band, latihan menari, dan sepak bola. Ada pula yang menyuapi anaknya, sementara sang ayah duduk-duduk santai sambil bermain HP. Hehehehe…ibunya nyuapin, lah ayahnya malah selingkuh…….suudzon ni yeee…..


Di monumen ini terdapat relief-relief mengenai perjuangan rakyat Jawa Barat dalam melawan penjajah. Kedua pintu besi yang menuju ke sebuah ruang di bawah monumen, dan seharusnya di ruangan itu terdapat perpustakaan, diorama perjuangan rakyat Jawa Barat, dan auditorium. Tetapi dari berdirinya monumen itu, sekitar tahun 1996 sampai sekarang, belum dibuka.


Palem botol yang tinggi berjajar menghubungkan antara monumen dan Jalan Surapati, cukup menghadirkan susasana monumental. Taman kota yang merupakan public space ini, lumayan bisa meredam karbondioksida dan dapat menampung segala aktivitas masyarakat. Namun sayang, aksi vandalisme masih bisa terlihat di sini. Kesadaran masyarakat kiranya masih perlu ditingkatkan, demi keindahan sebuah karya.





0 comments:


Blog Archives

kolom komentar

Dapatkan comment widget ini di sini
Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More